Tukang Sampah

Pagi ini,

sekali lagi aku mendapat pencerahan dari sebuah fakta yang penuh makna.

tukang sampah,

seperti biasa aku sering membuang sendiri sampah dari rumah (kebetulan aku belum merasa butuh berlanggangan tukang sampah) ke penampungan sampah di jalan yang aku lewati ketika berangkat kerja. Biasanya satu kantong plastik besar yang ku bawa aku lempar begitu aku sampai di lokasi penampungan itu, dan mereka (tukang sampah dipenampungan) langsung mengambil dan membuka kantong tersebut. Padahal yang namanya sampah tentu saja terdiri atas barang-barang sisa yang sudah tidak aku butuhkan lagi (terkadang sudah busuk dan bau pula).

disinilah aku melihat betapa mereka tidak akan pernah kecewa ketika tidak menemukan sesuatu yang bisa mereka ambil untuk dimanfaatkan. Setiap kantong mereka buka, mencari dan berharap menemukan satu atau dua barang yang masih bisa dimanfaatkan atau di jual ke tukang rosok. Dengan penuh semangat mereka telusuri semua penjuru penampungan sampah untuk mencari barang-barang sisa yang bagi kebanyakan orang sudah dianggap sebagai sampah tanpa guna sama sekali.

betapa setiap barang bagi mereka sangat berharga sekali. Tidak ada yang tidak bisa dimanfaatkan. Sementara bagi kita, jasa mereka juga sangat luar biasa. Seandainya tanpa mereka betapa buruknya lingkungan ini jika tidak ada sampah yang didaur ulang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s